Hubungan Usia Dan Paritas Dengan Kejadian Ca Cervix Di RSUD Sidoarjo Tahun 2009
DOI:
https://doi.org/10.55316/hm.v3i1.37Keywords:
Kata kunci : Paritas, Kanker servikAbstract
Tujuan penelitian ini adalah menganalisis paritas ibu dengan kejadian kanker serviks di RSUD Sidoarjo pada tahun 2009. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan desain penelitian case control dengan variabel independen paritas dan variabel dependen kejadian kanker serviks, dengan jumlah populasi 40 orang. Teknik sampling yang digunakan adalah total sampling. Penelitian ini dilakukan pada tanggal 26 Juni 2010. Pengumpulan data menggunakan metode checklist dan isntrumen pengumpulan data berupa penulusuran data sekunder. Pengolahan data menggunakan uji mann whitney dengan derajat kemaknaan r = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 40 orang pasien VK kandungan RSUD Sidoarjo pada tahun 2009 didapat hasil 60% pasien terjadi kanker serviks dengan paritas tinggi. 40% pasien terjadi kanker serviks dengan paritas rendah. 42,5% pasien terjadi kanker serviks pada stadium 0. 45% pasien terjadi kanker serviks pada stadium I. 12,5% pasien terjadi kanker serviks pada stadium Hasil uji mann whitney menunjukkan antara paritas dengan kejadian kanker serviks diperoleh hasil perhitungan 0,236 > 0,05, sehingga Ho ditolak yang artinya ada hubungan antara paritas dengan kejadian Ca Cerviks. Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya Ca Cerviks : Human Papilloma Virus, merokok, hubungan seksual pertama dilakukan pada usia dini, berganti-ganti pasangan seksual, gangguan system kekebalan tubuh, pemakaian pil KB, infeksi herpes genetalis atau infeksi klamidia menahun, lanjut usia, kegemukan, menstruasi pertama di usia dini, menopause yang terlambat dan belum pernah hamil. Simpulan penelitian ini adalah pasien rawat inap dengan paritas tinggi cenderung terkena kanker serviks lebih besar dibandingkan pasien dengan paritas rendah. Penyakit kanker serviks adalah jenis penyakit yang dapat dicegah dan disembuhkan. Salah satu upaya mencegah kanker serviks adalah dengan membatasi jumlah anak dan melakukan pemeriksaan pap smear sebagai upaya pencegahan kanker serviks.
References
Admin. 2008. Kiat mencegah kanker rahim (http.//www/indoforum.org/archive/index.php/t- 53696.html), diakses 29 April 2010
Elita 2008. Pengertian Ca Cervix.http://kanker. Muslim.com), diakses 29 April 2010
Farid aziz. 2002. Jenis – jenis kanker rahim para wanita waspadalah (http://kanker . muslim.com), diakses 26 April 2010
Gregg miller. 2008. Pengertian Kanker (http ://kanker.com), diakses 28 April 2010 Hacker, Nevile f.(2001). Esensial Obstetri dan Ginekologi. Jakarta : Hipokrates
Hidayat, Aziz Alimul. 2009. Metode Penelitian Keperawatan dan Teknik Analisis Data. Jakarta : Salemba Medika
Nursalam.2008. Konsep dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu Keperawatan. Jakarta : Rineka Cipta
Prawirohardjo, Sarwono. 2000. Maternal Dan Neonatal. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Prawirohardjo, Sarwono. 2005. Ilmu Kandungan. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo
Soepardiman. 2000. Macam-Macam Kanker. (http://gym7887.com), diakses 28 April 2010 Soepardiman. 2002. Penderita kanker terus meningkat (http ://www.mediaindo.co.id), diakses 28 April 2010
Sugiono. 2009. Metode Penelitian Pendidikan. Jakarta : Alfabeta
Vivi. 2008. Kiat Mencegah Kanker (http://indoforum.org/arvhive/index.php/t-53696.html, diakses 22 April 2010










