Pendidikan Dan Pelatihan Dalam Rangka Pencegahan Perilaku Pacaran Beresiko Pada Remaja SMA di Mojokerto

  • Eka Diah Kartiningrum
  • Siti Rachmah STIKes Majapahit Mojokerto
Keywords: pacaran, perilaku, remaja, pembinaan

Abstract

Perilaku pacaran pada remaja merupakan faktor risiko terjadinya perilaku seks bebas yang mengakibatkan timbulnya kelahiran yang tidak diinginkan serta sebagai salah satu faktor kematian ibu. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang nilai positif dan negatif dari perilaku pacaram sehingga  remaja bisa menghindari terjadinya perilaku seks bebas serta kehamilan yang tidak diinginkan. Kegiatan dilakukan selama beberapa bulan dengan dalam bentuk interaksi klasikal dengan remaja di SMA. Metode pembinaan yang dilakukan pada remaja dengan memberikan penyuluhan di sekolah-sekolah yang terdapat di Mojokerto. Pembinaan berupa penyuluhan dengan metode ceramah dan diskusi. Peserta didik diberikan materi tentang pacaraan, dampak dan kerugiannya selama beberapa jam lalu diajak untuk berdiskusi tentang dampak. Dalam pelaksanaan metode ini ada kemungkinan untuk sharring peserta didik pada narasumber sehingga sedikitnya mampu menyelesaikan masalah yang dihadapi oleh remaja. Hasil pelaksanaan pengabdian masyarakat berupa pembinaan remaja awal tentang perilaku berpacaran menunjukkan bahwa sumber informasi yang paling dominan bagi remaja adalah media massa. Upaya pembinaan yang rutin dilakukan pada remaja setiap dua minggu sekali sebanyak 4 kali mampu merubah pengetahuan dan sikap remaja terhadap perilaku berpacaran.

References

Hays, G. Danica., Michel, E.R.,Cole, F.R., Emelianchik, K., Forman, J., Lorelle, S., Sikes, A. (2011). A Phenomenological Investigation of Adolescent Dating Relationships and Dating Violence Counseling Interventions. The Professional Counselor, Vol. 1, Issue 3, 222-233.
Lestari, S. T. (2015). Perubahan Perilaku Pacaran Remaja Sekolah Menengah Pertama Negeri 2 Sendawar di Kutai Barat. eJournal Sosiatri-Sosiologi, 3(4), 11-25.
Muliyati. (2012). Faktor –Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Gaya Pacaran pada Siswa SMU X dan MAN Y Kabupaten Sidrap Propinsi Sulawesi Selatan Tahun 2012 (Skripsi yang tidak dipublikasikan). Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, Jakarta.
Nari, Jois, Zahroh Shaluhiyah, and Priyadi Nugraha Prabamurti. "Analisis Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian IMS pada Remaja di Klinik IMS Puskesmas Rijali dan Passo Kota Ambon." The Indonesian Journal of Health Promotion (Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia) 10.2 (2018): 131-143.
Setiawan, I. 2010. MASTURBASI. Yogyakarta: C.V Andi offset.
Sujarwati., Yugistyowati , A., Haryani, A . (2014). Peran Orang Tua dan Sumber Informasi dalam Pendidikan Seks dengan Perilaku Seksual Remaja pada Masa Pubertas di SMAN 1 Turi. Jurnal Ners dan Kebidanan Indonesia, Vol. 2(3), 112-116
Kartiningrum, E. D., Alberta, L. T., Puspitaningsih, D., & Kusuma, Y. L. H. (2017). Konsep dasar keperawatan komunitas. E-Book Penerbit STIKes Majapahit, 1-152.
Published
2021-02-17
How to Cite
Kartiningrum, E. D., & Siti Rachmah. (2021). Pendidikan Dan Pelatihan Dalam Rangka Pencegahan Perilaku Pacaran Beresiko Pada Remaja SMA di Mojokerto. JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT KESEHATAN (ABDIMAKES), 1(1), 1-5. Retrieved from http://ejournal.stikesmajapahit.ac.id/index.php/AMK/article/view/683